#OPINI : “(ME)NYESELKAN YOUNG LEX”

“(ME)NYESELKAN YOUNG LEX”

Permasalahan mengenai pelecehan terhadap wanita baik secara fisik maupun verbal sepertinya tidak akan pernah ada habisnya. Baru kemarin kasus mengenai penyanyi dangdut Via Vallen yang mengunggah bukti screenshot DM Instagram seorang laki-laki yang melecehkannya meredup, kali ini kasus yang hampir sama juga dialami seorang raper berjuluk Young Lex. Bedanya, laki-laki ini adalah pelakunya dan yang menjadi korbannya adalah seorang anggota girlband “Blackpink” dari Korea Selatan bernama Lisa.

Pada sebuah video yang diunggah pada akun youtube raper tersebut, ia tampak sedang membongkar sebuah paket berisi album Blackpink dan mengeluarkan satu per satu isinya. Ketika Young Lex mengeluarkan foto Lisa, ia sempat berucap “Buat bacol nih” yang makna harfiahnya adalah masturbasi. Yang penonton video itu tangkap dari kalimat yang diucapkan raper tersebut adalah bagaimana Young Lex menganggap bahwa foto Lisa dapat dijadikan sebagai bahan untuk bermasturbasi. Mirisnya, Young Lex sempat mengungkapkan bahwa Lisa adalah bias atau idolanya dalam girlband Blackpink tersebut.

Komentar warganet, khususnya penggemar kpop banyak yang merasa bahwa ucapan Younglex tersebut tidak pantas untuk diucapkan seorang penggemar pada idolanya. Namun tidak sedikit juga yang merasa bahwa reaksi penggemar kpop tersebut berlebihan. Mereka menganggap bahwa apa yang Young Lex katakan hanyalah BERCANDA dan reaksi warganet yang kontra adalah LEBAY. Bahkan, Younglex sendiri, sempat melontarkan komentar agar para penggemar kpop yang memprotes ucapannya di video tersebut untuk menghafalkan Undang-Undang Dasar dan Pancasila sebelum menghafalkan lagu Korea. Nyambungnya di mana, nanas? Gemes aku tuh!

Ketika mengikuti kasus ini dan menyimak komentar-komentar warganet, saya merasa semakin prihatin melihat kenyataan bahwa kesadaran akan pelecehan seksual di sekitar kita masih sangat kurang. Banyak yang mengatakan bahwa kasus ini adalah hal yang sepele, hanya BERCANDA dan tidak perlu dibesar-besarkan. Bercanda dengan merendahkan perempuan itu tidak lucu dan tidak seharusnya dilakukan oleh raper, penyanyi, pesepak bola, abang-abang bakso, atau siapa pun di dunia ini. Sampai kapan perempuan akan terus dijadikan objek dan kita mendiamkannya?

Kita tidak pernah tahu apa yang korban dari pelecehan seksual rasakan. Tidak ada kata HANYA untuk kasus ini, namanya pelecehan seksual tetaplah pelecehan seksual. Bayangkan jika hal itu menimpa saudara perempuan atau Ibu kalian sendiri. Apakah kalian tidak akan tersinggung dan HANYA menganggapnya bercanda? Apakah kalian akan memaklumi ketika ada seseorang melihat foto saudara perempuan atau Ibu kita dan berkata bahwa foto tersebut akan digunakan untuk masturbasi?

Baik, katakanlah si Young Lex ini tidak sadar atau khilaf ketika mengutarakan pikiran kotornya, atau bisa jadi ia tidak tahu bahwa apa yang dilakukannya salah. Tetapi ketika warganet mengungkapkan ketidaksetujuan mereka mengenai ucapannya di video tersebut, ia sama sekali tidak merasa bersalah dan menganggap mereka berlebihan.

Dengan kurangnya kesadaran akan pelecehan seksual, kita tanpa sadar telah mendukung pelaku untuk berbuat lebih di masa depan. Bisa jadi ketika pelaku melakukan pelecehan seksual secara verbal kemudian ia beralasan hanya bercanda, ia bisa membuat alasan yang sama ketika melakukan pelecehan seksual secara fisik. Si pelaku menggerayangi tubuhmu, tubuh adik perempuanmu, tubuh Ibumu kemudian mengaku bahwa ia hanya bercanda apakah kalian terima?

Meskipun si korban tidak mempermasalahkan (atau barangkali tidak tahu) kasus ini, tidak kemudian membuat kita meremehkannya begitu saja. Setidaknya, kita sadar bahwa apa yang raper tersebut ucapkan salah dan pelecehan seksual pada perempuan betul-betul banyak terjadi di sekitar kita.

Saya bukan penggemar Lisa, bukan pula hater Young Lex. Saya seorang perempuan yang tidak bisa menganggapnya enteng ketika ada yang merendahkan perempuan dan menjadikannya objek.

Saya berharap, Young Lex, yang pada peringatan Hari Anak Nasional kemarin menjadi rekan kampanye KPAI untuk program “Stop Bullying” dengan tagar #JanganDianggapRemeh, bisa memberikan contoh pada orang lain agar tidak menganggap remeh pelecehan seksual terhadap perempuan.

Dan semoga, Young Lex juga menyesali ucapannya saat dia membaca ini –seperti judul lagunya sendiri. Pasti lo nyesel. Sekarang lo nyesel kan?

.kurntia.

Gambar ilustrasi oleh Google.

Please follow and like us:
error

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *